Pandangan Tuhan jauh lebih mulia


Assalamualaikum, hai awak awak.

Harini, saya nak cerita pasal persepsi.

Apa persepsi kita kalau kita nampak orang bawak Mercedes?
Dia kaya.
Apa persepsi kita kalau kita nampak orang pakai Iphone
Dia kaya.
Apa persepsi kita kalau nampak orang post gambar pergi oversea
Dia kaya.


Tak terkecuali saya. Kadang-kadang, saya menilai orang melalui simbol mewah yang dia ada. Susah kan? Pernah tak, kita rasa rendah diri sebab kita tak mampu miliki semua kemewahan yang orang lain ada? Ada sekali tu, saya tengok rancangan Potret Niaga, hee ni sebab ada owner butik Poya. Saya sangat impress dengan kata-kata beliau.

"Tak semestinya yang lekeh-lekeh itu tak berharta. Kita tak tahu, mungkin yang nampak biasa biasa tu sebenarnya jauh lebih luar biasa!"


Haa, jadi mulai hari ini, kita jangan menilai orang secara zahiriah saja ya, pesan untuk diri saya sendiri juga.

Walaupun seseorang tu tak berharta mana, tak sehandsome mana, tak sejelita mana, percayalah kalau dalam hati ada iman, InsyaAllah, Allah akan perindahkan. Lain pulak kalau kita berharta, kalau kurang iman, tak guna juga. Jadi, yang paling paling penting, kita utamakan pandangan Allah, sebab pandangan Allah jauh lebih mulia. Susah sebenarnya nak puaskan hati manusia sebab manusia tak pernah rasa puas. 


Saya terbaca satu tweet ni, lepas baca saya rasa zapp pedih!


Kau mintak Tuhan bagi macam-macam. 

Tapi, suruhan Tuhan kau taknak buat pulak.


Betul kan? Kita selalu mintak Allah bagi kita kemewahan sampai kadang-kadang kita salah gunakan rezeki yang Allah bagi. Dan paling teruk, kadang-kadang, dengan rezeki tu jugak kita harap manusia pandang kita, hormat kita dengan penuh megah. Apa pun yang kita peroleh, semuanya milik Allah, dan kita kena belajar bersyukur. Alhamdulillah.

Hee, konklusinya, pleasing Allah is away better than pleasing human being.

Sekian, terima kasih sudi baca, jumpa lagi ya. Wassalam.



No comments :